Sosial

Bedah 1.000 Rumah dalam 100 Hari oleh Bapak Bupati Tapin dan Wabup Tapin

Foto Berita

Burakai - Program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Tapin Bapak H. Yamani – H. Juanda yakni membedah seribu rumah tidak layak huni. 

Bedah rumah itu dimulai ketika mereka dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Bupati Tapin mengatakan bahwa untuk program bedah rumah sudah jalan, ia yakin dalam 100 hari kerja program tersebut akan tuntas. “Dalam program ini kita melibatkan para tukang yang ada di desa masing-masing. Karena itu, kita yakin program ini akan selesai dalam 100  hari,” ucapnya.

Diakuinya bahwa program bedah rumah ini berkelanjutan, tidak hanya dalam 100 hari saja tetapi berlanjut sampai 5 tahun ke depan. “Karena dari data, ada 5.230 rumah tidak layak huni, tersebar di 12 kecamatan yang ada di Tapin,” jelasnya.

Desa Burakai juga turut berbangga dan sigap dalam menanggapi hal positif apa yang telah di sampaikan oleh Bapak Bupati Tapin tersebut, yang mana bedah rumah yang berkelanjutan ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang tinggal di rumah tidak layak huni, dengan memberikan bantuan berupa renovasi atau pembangunan rumah yang lebih baik  

Tujuan Utama adalah :
Meningkatkan kualitas hidup:
Bedah rumah membantu masyarakat yang tinggal di rumah yang tidak layak huni untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan sehat. 
Meningkatkan kesejahteraan:
Dengan memiliki rumah yang layak, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka. 
Meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman:
Renovasi atau pembangunan rumah yang baik dapat membantu meningkatkan kebersihan dan keindahan lingkungan pemukiman. 
Dengan adanya bedah rumah ini Desa Burakai khususnya bisa mengangkat kemajuan desa menjadi Desa yang Mandiri.